Selamat datang di fun-otaku.blogspot.com
Blog dalam bahasa Indonesia yang mereview anime terbaik, mengulas manga terlaris, tokusatsu, dorama, musik, film, berita seputar animanga, dan segala hal mengenai otaku. Sertakan link aktif blog, jika ingin membagikan berita, artikel, info, atau referensi dari blog ini.
Terima kasih atas kunjungannya :)

Rabu, 19 Desember 2012

Review Anime : Chuunibyou Demo Koi ga Shitai!

Yoo... Kali ini FUN akan mengulas anime yang digadang-gadang menjadi yang terbaik untuk rilisan musim gugur tahun 2012. Buah karya studio KyoAni, yakni Chuunibyou Demo Koi ga Shitai!



Judul         : Chuunibyou Demo Koi ga Shitai!
Tipe          : TV
Episode     : 12
Tayang      : 4 Oktober - 20 Desember 2012
Produksi    : Kyoto Animation, Lantis, Pony Canyon, TBS, Rakuonsha, Sentai FilmworksL
Genre        : Comedy, Romance, School
Durasi        : 24 menit per episode
Rating        : PG-13

Seperti yang FUN tulis diatas, Chuunibyou Demo Koi ga Shitai! atau sering disingkat sebagai Chu-2, dibuat oleh KyoAni atau Kyoto Animation - studio yang juga membuat serial K-ON!. Dan memang goresan-goresan ala K-ON! sangat terasa dalam artwork serial ini. Chu-2 sendiri diangkat dari light novel sepanjang 2 volume yang berjudul sama, ditulis oleh Torako dan diilustrasikan oleh Nozomi Osaka.


Serial Chu-2 dirilis musim gugur tahun ini sebanyak 12 episode, dimulai dari tanggal 4 Oktober 2012 dan akan berakhir pada 20 Desember 2012. Lagu pembuka "Daydream Sparkling" dinyanyikan oleh Zaq, sementara lagu penutup "Inside Identity" dinyanyikan oleh Black Raison d'etre yang terdiri dari seiyuu Maaya Uchida, Chinatsu Akasaki, Azumi Asakura dan Sumire Uesaka. Sebelum serial resminya rilis, Chu-2 juga dirilis dalam versi Lite berdurasi 6 menit per-episodenya dan disiarkan secara streaming di situs Youtube.

Untuk ceritanya sendiri berkisah tentang seorang anak yang baru saja menginjak kelas 1 SMA bernama Yuta Togashi. Meski terlihat normal, sebenarnya Yuta memiliki "masa lalu yang suram" yakni pernah mengalami apa yang disebut dengan chuunibyou atau bisa diterjemahkan sebagai "penyakit kelas 2 SMP" yakni semacam delusi pada remaja, dimana korban terlalu tenggelam dalam dunia fantasinya, yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, dan cara pandang akan segala sesuatu dalam kesehariannya. Penyakit yang mungkin di Indonesia bisa disamakan atau sebelas-dua belas dengan "penyakit lebay akut".


Yuta yang sangat malu dan berusaha melupakan "masa lalu yang suram" tersebut, memilih mengasingkan diri dengan masuk ke SMA yang jauh dari pilihan teman-teman SMP-nya. Namun ternyata di SMA tersebut, Yuta malah bertemu dengan pengidap chuunibyou yang masih akut, Rikka Takanashi yang ternyata tetangga satu apartemen yang baru saja pindah.

Bersama Sanae Dekomori yang juga seorang chuunibyou akut, Kumin-senpai yang hobi tidur, Nibutani Shinka yang populer, serta Makoto Isshiki yang kocak, maka kehidupan SMA yang damai yang diinginkan Yuta malah menjadi berwarna dan menghibur.

Yuta Togashi
Yuta adalah protagonis laki-laki dari serial ini. Seorang yang berusaha melupakan penyakit chuunibyou yang pernah diidapnya semasa SMP, dimana ia berkhayal sebagai seorang Dark Flame Master berkekuatan api dan membawa-bawa pedang. Untuk melupakan masa lalunya yang suram, ia memilih masuk ke SMA yang jauh agar tidak bertemu teman-teman SMP yang tahu tentang masa lalunya. Namun sayang, di SMA barunya ia malah bertemu dengan pengidap chuunibyou akut dan orang-orang aneh lainnya.


Rikka Takanashi
Gadis yang selalu memakai penutup mata sebelah, digambarkan sebagai seorang gadis mungil yang mengidap chuunibyou, selalu berkhayal memiliki dan menjuluki dirinya sebagai Evil Eye. Selalu berada di dekat Yuta dan membuat kekocakan dengannya. Bersama teman-temannya yang lain membentuk klub chuunibyou dan mengalami hari-hari sekolah yang penuh kekonyolan.


Overall, salah satu anime garapan KyoAni ini cukup menarik, karena menawarkan tema yang fresh untuk diangkat. Tema yang mungkin akan mengingatkan pemirsanya tentang perilaku masa kecil semasa SD atau SMP yang suka berkhayal karena terlalu banyak menonton anime atau manga. Kisah para karakternya yang kocak kadang membuat penonton terbahak-bahak, meski adegan pertarungan khayalannya juga sangat keren untuk disimak.

Karena dibuat oleh studio yang sama, akan ada banyak rasa K-ON! dalam anime ini. Bisa dibilang, jika Anda menyukai K-ON! maka akan tertarik juga dengan serial ini. So, menurut FUN, serial sepanjang 12 episode ini pantas untuk mendapatkan rating 8/10. Salah satu yang terbaik di tahun 2012.


Selasa, 18 Desember 2012

One Piece Film Z Memecahkan Rekor




Dilansir dari ANN, wartawan film Hiroo Otaka melaporkan pada Senin silam, bahwa film terbaru One Piece yakni One Piece Film Z berhasil memperoleh ¥ 1.372.050.000 atau sekitar US $ 16.339.700 pada akhir pekan ini. Capaian tersebut membuat film tersebut berada di atas pesaingnya, film terbaru Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo sebagai film box office dengan pembukaan tertinggi di Jepang tahun ini. Film One Piece terbaru ini berhasil menjual 1,14 juta tiket di 300 layar bioskop seluruh Jepang.

Menariknya lagi, pendapatan akhir pekan One Piece Film Z lebih tinggi 132% dari film One Piece sebelumnya, yakni One Piece Film : Strong World. Karena film sebelumnya ini hanya berhasil mengumpulkan ¥ 1.038.000.000 atau sekitar US $ 11,7 juta pada akhir pekan pertama, 12 sampai 13 Desember 2009.

Tak hanya itu, One Piece Film Z juga mencatatkan prestasi sebagai film dalam negeri tercepat yang menjual 1 juta tiket untuk tahun ini. Sebagai perbandingan film live-action Brave Hearts Umizaru membutuhkan waktu tiga hari sementara film Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo butuh empat hari untuk mencapai prestasi itu. One Piece Film Z di hari pertama mampu menjual 600.000 tiket dan meraup 750 juta yen atau sekitar US $ 9 juta.

Otaka melaporkan bahwa distributor film Toei memproyeksikan film ini akan mencatatkan prstasi box office lebih dari 5 miliar yen (US $ 60 juta) atau bahkan 6 miliar yen (US $ 70 juta).

Film ini menampilkan "Z" (Zetto), salah satu "musuh terkuat" bajak laut Topi Jerami yang dirancang langsung oleh mangaka One Piece, Eiichiro Oda . Oda sendiri juga bertindak sebagai produser eksekutif untuk film ini, seperti yang ia lakukan untuk film ke-10, One Piece : Strong World pada tahun 2009 silam.

Sumber : ANN

Rabu, 05 Desember 2012

Update Movie Dragon Ball Z: Battle of Gods


Setelah vakum cukup lama, akhirnya serial legendaris Dragon Ball kembali mengeluarkan film terbarunya. Film yang akan rilis 30 Maret 2013 ini mengambil judul Dragon Ball Z:  Kami to Kami - atau dalam bahasa Inggris, Dragon Ball Z: Battle of Gods.


Menariknya, sang maestro manga Akira Toriyama turut ambil bagian dalam film ini, yakni terlibat dalam penulisan naskah dan desain awal film. Sedangkan untuk kursi sutradara diserahkan pada Masahiro Hosoda - yang juga menangani serial Dragon Ball Z dan Nangoku Shounen Papuwa-kun. Sementara skenario oleh Yusuke Watanabe yang juga menulis untuk trilogi film live-action 20th Century Boys, Gantz, Bloody Monday, dan Mirai Nikki.

Mengenai seting cerita, film Dragon Ball Z: Battle of Gods akan mengambil waktu antara chapter 517 dan 518 dari manga asli Akira Toriyama. Yakni waktu time-skip setelah pertempuran panjang melawan Majin Buu berakhir. Selain Songoku sebagai jagoan utama, karakter lain seperti Kuririn, Piccolo, Vegeta, Gohan, dan karakter familar lainnya akan turut dimunculkan dalam film ini. Dijelaskan pula bahwa film ini bukanlah sebuah spin-off, melainkan cerita dalam alur kisah resmi Dragon Ball.

Toei Animation sendiri melalui situs resminya juga sudah memberikan sedikit bocoran mengenai film ini. Dimana beberapa tahun setelah pertempuran dengan Majin Buu. Birusu, dewa kehancuran yang menjaga keseimbangan alam semesta, telah terbangun dari tidurnya yang panjang. Mendengar rumor bangsa Saiya  telah mengalahkan Freeza, Birusu lantas pergi mencari Goku.

Mengetahui lawan kuat telah muncul setelah sekian lama, Goku sendiri justru tertarik untuk meladeni, mengabaikan nasehat Raja Kai dan menerima tantangan Birusu dalam sebuah pertempuran. Situasi menjadi rumit ketika Goku ternyata tidak dapat menandingi kekuatan Birusu dan berhasil dikalahkan. Di akhir kemenangannya, Birusu pun berkata "Apakah ada orang bumi yang lebih layak untuk dikalahkan?"


Mampukan Goku dan kawan-kawan menghentikan lawan beratnya kali ini?

Film ini tentunya menjadi sangat ditunggu-tunggu bagi para penggemar Dragon Ball. Tak berhenti sampai di situ, bersama Eiichiro Oda-sensei, Akira Toriyama-sensei sebagai author juga menyempatkan untuk membuat ilustrasi dalam tiket kolaborasi filmnya dengan film One Piece Movie Z. Menarik.

Referensi & Gambar : ANN

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...